Diseminasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial
Perkembangan dunia pendidikan pada era digital menuntut adanya transformasi pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Sekolah tidak lagi cukup hanya menyampaikan materi, melainkan harus mampu membangun cara berpikir kritis, kreatif, serta kemampuan memecahkan masalah. Dalam konteks inilah, Pembelajaran Mendalam (PM) serta pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial menjadi sangat penting.
Sebagai bentuk respon terhadap tantangan tersebut, Gugus Sekolah (Guslah) 2 Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial pada tanggal 22 Desember 2025 yang bertempat di SDN Pakukerto I.
Latar Belakang Kegiatan
Transformasi pendidikan nasional menekankan pentingnya pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik. Guru tidak lagi diposisikan sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator yang mampu mengarahkan proses belajar secara bermakna. Pembelajaran Mendalam hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut karena menekankan pemahaman konseptual, refleksi, dan keterkaitan dengan kehidupan nyata.
Di sisi lain, kemajuan teknologi digital, khususnya koding dan kecerdasan artifisial, telah mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan. Dunia pendidikan tidak boleh tertinggal, sehingga pengenalan literasi digital, logika algoritmik, dan pemahaman dasar AI perlu dikenalkan secara bertahap sejak jenjang sekolah dasar.
Peserta dan Unsur yang Terlibat
Kegiatan diseminasi ini diikuti oleh seluruh tenaga kependidikan, baik kepala sekolah maupun guru, dari enam lembaga pendidikan yang tergabung dalam Guslah 2 Kecamatan Sukorejo, yaitu:
- SDN Glagahsari I
- SDN Glagahsari III
- SDN Pakukerto I
- SDN Pakukerto II
- SDI Al-Hidayah
- SDI Ma’arif Sukorejo
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Sukorejo Bpk Fendik serta Ibu Ispurwanti selaku Pengawas Sekolah, yang memberikan arahan strategis terkait implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
Pengertian Pembelajaran Mendalam (PM)
Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses memahami konsep secara utuh dan bermakna. Dalam pendekatan ini, peserta didik didorong untuk tidak sekadar menghafal informasi, tetapi mengonstruksi pengetahuan melalui pengalaman belajar yang reflektif, kontekstual, dan kolaboratif.
PM mengajak peserta didik untuk mengajukan pertanyaan, menganalisis permasalahan, serta mengaitkan materi pembelajaran dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, hasil belajar menjadi lebih bertahan lama dan bermakna.
Ciri-ciri Pembelajaran Mendalam
- Berpusat pada peserta didik
- Menekankan proses berpikir tingkat tinggi
- Menggunakan refleksi dan umpan balik berkelanjutan
- Mendorong kolaborasi dan diskusi
- Menggunakan penilaian autentik
Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam Pendidikan
Koding merupakan proses menyusun instruksi logis agar komputer dapat menjalankan perintah tertentu. Dalam pendidikan dasar, koding diperkenalkan secara sederhana melalui permainan logika, simulasi, dan aktivitas visual yang menyenangkan.
Sementara itu, kecerdasan artifisial adalah teknologi yang memungkinkan mesin meniru kemampuan berpikir manusia, seperti mengenali pola, mengambil keputusan, dan memecahkan masalah. Pengenalan AI di sekolah dasar bertujuan membangun literasi teknologi dan kesadaran etis terhadap pemanfaatan teknologi.
Pelaksanaan Kegiatan Diseminasi
Kegiatan diseminasi dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta sesi refleksi. Para peserta aktif berdiskusi mengenai pengalaman pembelajaran di sekolah masing-masing serta tantangan dalam menerapkan Pembelajaran Mendalam dan koding AI.
Ibu Ispurwanti selaku Pengawas Sekolah menegaskan bahwa keberhasilan implementasi PM dan koding AI sangat bergantung pada komitmen guru dan kepala sekolah dalam mengembangkan budaya belajar yang kolaboratif dan berorientasi pada peserta didik.
Harapan dan Tindak Lanjut
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga kependidikan di Guslah 2 Kecamatan Sukorejo memiliki pemahaman yang sama mengenai konsep Pembelajaran Mendalam serta koding dan kecerdasan artifisial.
Tindak lanjut yang diharapkan antara lain penerapan PM di kelas, pengembangan perangkat ajar yang relevan, serta kolaborasi antar sekolah dalam berbagi praktik baik.
Penutup
Diseminasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di Kecamatan Sukorejo. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sekolah diharapkan mampu mencetak generasi yang kritis, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa tujuan utama Pembelajaran Mendalam?
Untuk membangun pemahaman konseptual yang bermakna dan berkelanjutan.
Apakah koding wajib diajarkan di SD?
Koding diperkenalkan secara bertahap sebagai literasi digital, bukan sebagai
mata pelajaran pemrograman.
Mengapa AI perlu dikenalkan sejak dini?
Agar peserta didik memiliki kesadaran dan pemahaman etis terhadap teknologi.
Posting Komentar untuk "Diseminasi KKA dan PM di Guslah 2 Kec. Sukorejo"